Vintage Style? Why Not?

Selamat malam palsss, sudah lama tidak ngeblog khususnya artikel fashion ;) lagi sibuk di dalam dunia kuliah, maklum ya newbie a.k.a Mahasiswa Baru hihi. Oke, sekarang saya lagi pengen ngebahas nih tentang " Vintage Style ", buat para fashionista pasti udah tau kan tentang style ini, nah buat yang belum tau banyak, yuk kita bahas.

Vintage Style itu berarti gaya berpakaian yang mengambil inspirasi dari "old fashion", maksudnya fashion style jaman '70 or sekitar jaman segitu. Nah ini yang ngebuat beda dengan style yang lain, walaupun menggunakan style kuno, tidak membuat pemakainya seperti nona-nona belanda jaman purba / norak / ketinggalan jaman, justru si pemakai tetap terlihat trendi dan tentunya eksklusif. Why exclusive? because not a lot of people use vintage style especially in Indonesia and I'am seriously you will look different, if you are smart blend of motifs. 

Jangan takut untuk mencoba berbusana gaya vintage, karena di jaman sekarang dengan tingkat modernisasi yang tinggi *halah*, vintage style tidak melulu menggunakan model kuno. Sekarang ini, banyak kok di butik-butik yang menawarkan motif vintage style dipadupadankan dengan modern style. Yang lagi happening banget itu gaya Victorian, gaya ini lebih menekankan pada rendra, pita dan beludru sebagai dominan dalam gaya tersebut. 

Berbagai macam model kemeja / dress dengan tambahan Victorian, membuat gaya berpakaian kita untuk kerja / kuliah / pesta bahkan jalan-jalan ke Mall pun tidak monoton. Soal harga? ya lumayan untuk kantong seorang mahasiswi :p Etapi tergantung belinya dimana sih. Karena dulu saya pernah beli dress pendek selutut bentuk kemeja dibumbui Victorian Style + rok terusan, merk "Cole" bahan poliester 100%, bahannya nyaman, adem gitu, cukup merogoh kocek Rp. 29x.xxx kamu akan mendapatkan dress ini. Sengaja disensor biar nggak shock :))






bukan cuma itu saja, Korean Style di mix and match dengan Victorian Style, hasilnya? Gorgeous ladies. 






Oke, next kita bahas model " Polkadot ". kalau ini sih kalian pasti udah tau bahkan pasti udah punya kan baju motif polkadot? sebenernya motif polkadot itu sudah ada dari jaman-jaman terdahulu, cuman kalau dulu itu biasanya motifnya bulet-bulet besar gitu, kalau sekarang sih bermacam variasi ya girls. Tapi seiring berjalannya waktu, saya kok ngerasa yang make motif polkadot rata-rata berkurang ya? apa motif ini kalah dengan motif kotak-kotak? biar Tuhan yang tahu :') *nggak nyambung nis nggak nyambung*

Well, tips aja nih buat polkadot lovers, jangan sekali-kali pake entahlah mau kemeja / dress pendek motif polkadot, jangan sampai dipaduin dengan legging motif leopard. Saya nggak bisa membayangkan si pemakai jadinya seperti apa. Jadi kalau pake kemeja polkadot, tambahin aja celana panjang warnanya yang natural aja, tanpa ada 2 warna / lebih. Nah kalau yang dress, untuk bawahannya nggak usah ditambahin macem-macem, cukup tambahin belt aja yang warnanya cocok dengan warna dress, bisa juga tambahin aksesoris kalung / gelang biar makin kece. 










Selanjutnya yang akan kita bahas masih dalam lingkup " Vintage Style " tentunya, yaitu Dress Model Tube. Bagi yang tidak terlalu suka dengan baju model terbuka, jangan sekali-kali mencoba ya, ntar masuk angin ;)

Oke, banyak banget pilihan warna dan tentunya pilihan motif pada dress dengan model tube. Jika ingin " Vintage Style " terlihat jelas, coba pilih warna gold dan sebangsanya. Atau pilih dress dengan motif vintage yang menonjol. Karena ciri khas gaya Vintage itu warna-warna antik dan kuno tapi bukan ketinggalan jaman lho.









Buat bonus, saya kasih gambar berbagai macam mix and match Vintage Style untuk referensi fashion style kalian.






You Might Also Like

0 komentar